Thursday, November 28, 2013

Latihan bahasa Indonesia akhir semester 1

Nama              :……………………………………….     Latihan bahasa Indonesia semester 1
Hari/Tanggal :……………………………………….                                           Kelas    : 5 ____

A.  Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang benar!
Akibat Flu Burung
Wabah flu burung membuat rugi para peternak ayam potong dan pedagang burung hias. “Sudah seminggu ini, tidak ada satu ekor burung pun yang laku terjual,” kata seorang pedagang burung hias di Pasar Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pernyataan pedagang ini akhirnya tersiar pula ke pedagang unggas yang lainnya. Misalnya, pedagang burung hias di Pasar Pasundan, Sukabumi, Jawa Barat, dan Pasar Kulon Progo, Yogyakarta. Mereka pun mulai gelisah dan khawatir.
Sebelum virus flu burung memakan banyak korban jiwa, seorang pedagang di Pasar Barito mendapat uang Rp 30.000,00 – Rp 50.000,00 sehari. Jumlah orang yang membeli ayam potong pun berkurang separuhnya. Jika keadaan ini berlangsung terus, para peternak bisa bangkrut dan menambah pengangguran di Jakarta.
Semoga pemerintah cepat menyelesaikan masalah ini, misalnya dengan memberikan penjelasan kepada masyarakat agar tidak lagi khawatir membeli burung hias dan mengonsumsi daging ayam.

     1.        Apa akibatnya bagi pedagang jika wabah flu burung berlangsung terus?
a.    Pedagang bisa bangkrut dan menambah pengangguran.
b.    Jumlah pembeli akan meningkat.
c.    Lokasi dagangan mereka akan ditutup.
d.    Pedagang akan dijauhi oleh masyarakat.

    2.        Bagaimana sikap pedagang burung hias di Pasar Barito?
a.    Mereka merasa khawatir untuk mengonsumsi daging ayam.
b.    Mereka takut terhadap flu burung karena sangat mematikan.
c.    Semua pedagang burung hias beralih ke ayam potong.
d.    Mereka mengeluh karena tidak seekor burung pun yang terjual.

    3.        Di mana sumber informasi wabah flu burung diperoleh pertama kalinya?
a.    Di Pasar Kulon Progo                                    c. Di Pasar Pasundan
b.    Di Pasar Barito                                  d. Di Pasar Sukabumi

    4.        Mengapa para pedagang meminta pemerintah cepat memberikan penjelasan kepada masyarakat?
a.    Agar masyarakat tetap menjual ayam potong dan burung hias.
b.    Agar tidak khawatir membeli burung hias dan mengonsumsi daging ayam.
c.    Agar wabah flu burung dapat ditanggulangi bersama.
d.    Agar masyarakat ikut membantu kelancaran usaha para pedagang.
    5.        Kesimpulan yang tepat untuk teks di atas adalah…
a.    Wabah flu burung meresahkan para pedagang dan masyarakat.
b.    Pemerintah wajib mensosialisasikan pengaruh flu burung terhadap kesehatan para pedagang.
c.    Wabah flu burung sudah menyebar di seluruh pelosok tanah air.
d.    Pemerintah sangat peduli terhadap pedagang burung hias dan ayam potong.

    6.        Mira    : Des, apa yang kamu cari?
Desi     : Jam tanganku yang baru, Mir.
Mira    : Apa merek jam tersebut?
Desi     : TEPAT.
Dari percakapan tersebut, kita mengetahui bahwa…
a.    Mira kehilangan jam tangan                        c. Desi kehilangan jam tangan
b.    Jam tangan Mira bermerek TEPAT           d. Jam tangan Desi sudah lama

    7.        ……….…penghasilanmu sebulan dapat mencukupi kebutuhan keluarga?
a.    Siapa                                       c. Apakah
b.    Di mana                                  d. Berapa

       8.            Dahulu, wilayah Kesultanan Demak dipimpin oleh seorang bupati bernama Ki Ageng Padanaran. Beliau seorang bupati yang berwibawa dan kaya raya. Akan tetapi, lama-kelamaan beliau gila pangkat dan kekayaan. Makin hari, ia makin memperkaya dirinya dan hanya mementingkan diri sendiri. Sebagai penasihat Sultan Demak, Sunan Kalijaga mengingatkannya. Akan tetapi, sang bupati tidak menghiraukannya.
Watak tokoh utama dalam penggalan cerita di atas adalah…
a.    Serakah dan pemarah             c. Serakah dan sombong
b.    Serakah dan keras kepala      d. Serakah dan kejam

       9.            Minggu kemarin, warga desa Sukajadi mengadakan kunjungan ke Desa Sukomulya. Di sana, mereka melihat lingkungan yang asri, bersih, dan tertata rapi. Setelah pulang, mereka ingin mencontoh keadaan itu.
Topik laporan tersebut adalah…
a.    Lingkungan desa yang asri                           c. Mengunjungi desa Sukomulya
b.    Mencontoh Desa Sukomulya                                   d. Kekompakan warga desa Sukomulya

  10.        Sebelum melakukan wawancara. Sebaiknya seorang wartawan terlebih dahulu menentukan…
a.    Topik wawancara                   c. Kerangka wawancara
b.    Daftar pertanyaan               d. Calon Narasumber
  11.        Bintang sering kelupaan membawa buku ataupun peralatan sekolahnya. Saran yang paling tepat diberikan kepada Bintang adalah…
a.    Sebaiknya, Bintang berangkat pagi.
b.    Sebaiknya, Bintang belajar lebih rajin.
c.    Sebaiknya, Bintang memeriksa peralatan sekolahnya sebelum berangkat.
d.    Sebaiknya, Bintang tidak membawa semua pulang peralatan sekolahnya.
  12.        Saat pertama kali datang ke Indonesia, Jepang menghapuskan pemakaian bahasa Belanda dan memperbolehkan orang Indonesia memakai bahasa Indonesia. Orang Indonesia menjadi sangat gembira dan menerima orang Jepang. Tetapi beberapa tahun kemudian mereka juga menindas dan memaksa orang Indonesia untuk bekerja tanpa diberi upah. Mereka hanya ingin merebut hati orang Indonesia.
Peribahasa yang sesuai dengan sikap Jepang  tersebut adalah ………..
a.    Air susu dibalas air tuba.                          c.   Ada gula ada semut.
b.    Tong kosong nyaring bunyinya.                   d.  Ada udang di balik batu.
  13.        Rudi Koar selalu bercerita kalau ia adalah anak paling pintar di sekolahnya. Ia sudah merasa hebat karena ia anak paling pintar di sana. Dia bangga sekali mendapat nilai 7 di pelajaran matematika. Karena merasa sudah pintar, dia tidak mau mendengarkan orang lain. Ketika ia ikut lomba matematika se-Jakarta, ternyata ia kalah. Banyak sekali peserta yang mendapat nilai 10.
Peribahasa yang sesuai dengan cerita di atas adalah …………….
a.    Tong kosong berbunyi nyaring.       b. Bagai katak dalam tempurung.
b.    Nila setitik, rusak susu sebelanga. c. Air susu dibalas air tuba.

  14.        Kata hubung ‘meskipun’ pada kalimat “Meskipun  Juminten pintar, ia tidak sombong.” menunjukkan ….
a. pilihan                                                   c. pertentangan
b. waktu                                                   d. alasan
  15.        Kata hubung ‘jika’ pada kalimat “Jika  Joko lapar, ia akan makan banyak.” menunjukkan ….
a. pilihan                                                   b. pertentangan
b. syarat                                                  d. alasan
  16.        Ayo pergi sekarang!
            Kalimat tersebut menunjukkan…………..
a.    Larangan                                                        c. Perintah halus
b.    Ajakan                                                            d. permohonan

  17.        Isilah dengan kata kiasan yang sesuai dengan isi ceritanya:
a.  Temanku sangat nakal. Ia suka memukul dan menendang adiknya. Ia …………
b.  Dompet dan laptop di kelas kami hilang dicuri. Pasti ada orang yang …………
c.  Semua hasil ujiannya mendapat nilai 100. Hal itu membuatnya …………
d.  Adikku suka menolong ibu mencuci piring dan merapikan kamar tanpat disuruh. Ia sangat ………………….
B.     Gantilah kata kerja yang di dalam kurung dengan awalan yang sesuai!
Ketika aku (umur)  ________________ lima tahun, aku sering (main) ________________  dengan temanku. Ia (nama) ________________ Rudi dan ia (jadi) ________________ 

sahabatku sampai sekarang. Kami (ajar) ________________ bersama di rumahku. Kadang saya (jalan) ________________ ke rumahnya. Kalau ada pelajaran yang sulit, kami saling (tolong) ________________. Kalau aku (perlu) ________________  bantuan, ia pasti akan (bantu) ________________. Tidak hanya itu saja, kalau kami bermain dan kamar menjadi berantakan, kami akan (rapi) ________________  kamar bersama-sama. Aku membantu dia dan dia juga (bantu) ________________ aku. 

Thursday, November 14, 2013

Iklim dan kekayaan alam Indonesia

Nama:________________                                                Kelas: ____

Tanggal: ______________


Pengaruh Letak Geografis dan Astronomis Indonesia Terhadap Kehidupan Manusia Indonesia


    Indonesia adalah negara kepulauan yang memunyai wilayah perairan dan daratan, terletak di antara dua samudera dan dua benua (letak geografis). Indonesia juga terletak di garis katulistiwa (letak astronomis). Letak geografis dan astronomis) ini memengaruhi iklim Indonesia. Iklim memengaruhi keadaan flora dan fauna serta kehidupan manusia Indonesia. Namun dengan adanya berbagai kegiatan manusia iklim juga mengalami perubahan. Untuk itu manusia juga perlu menjaga dan menyesuaikan diri pada iklim dan perubahan iklim.

A. Pertanyaan
1.  Di mana letak negara Indonesia?
2. Berapa iklim yang ada di Indonesia?
3. Bagaimana hubungan letak geografis dan letak astronomis pada flora, fauna, dan kehidupan manusia Indonesia?
5. Seperti apakah kenampakan alam dan kekayaan alam Indonesia?
6. Apa penyebab perubahan iklim?
7.  Apa yang dilakukan ketika iklim berubah?

B. Pembahasan

1.Letak Astronomis
Letak astronomis suatu negara ialah letak suatu negara didasarkan pada posisinya terhadap garis lintang dan garis bujur. Garis lintang adalah garis khayal pada globe yang melintang dari barat ke timur (arah horizontal). Garis lintang ini dapat dipergunakan untuk menentukan perbedaan iklim di muka bumi.
Berdasarkan letak astronomisnya, Negara Indonesia terletak antara 60 LU – 110 LS dan 940 BT – 1410 BT. Wilayah Indonesia paling utara adalah Pulau We, yang terletak pada 60 LU dan paling selatan adalah Pulau Roti di Nusa Tenggara Timur yang terletak pada 110LS. Wilayah Indonesia paling barat adalah Pulau Sumatera yang terletak pada 940 BT dan paling timur adalah Kota Merauke yang terletak pada 1410 BT.

2. Letak Geografis
Letak geografis yaitu letak suatu daerah atau negara dilihat dari kenyataannya di permukaan bumi. Secara geografis, wilayah Indonesia terletak di antara dua benua dan dua samudera, yaitu benua Asia dengan Benua Australia serta Samudera Hindia dengan Samudera Pasifik.

C. Pengaruh letak geografis wilayah Indonesia antara lain:

a. Kepulauan Indonesia sangat dipengaruhi oleh laut, hal ini berarti:
Udaranya selalu lembab karena banyak mengandung uap air dan hujan. Keadaan tersebut menyebabkan kepulauan Indonesia memunyai hutan-hutan yang lebat. Keadaan tersebut juga menguntungkan usaha perkebunan dan cocok untuk berbagai jenis pertanian.
Penduduk Indonesia juga banyak hidup dari kekayaan laut, misalnya nelayan dan perhubungan laut.

b.  Kepulauan Indonesia berada pada posisi silang, sehingga:
Wilayah Indonesia merupakan pertemuan kebudayaan dari berbagai bangsa seperti kebudayaam islam, hindu, budha, dan lain-lain.
Indonesia berada di persimpangan jalur lalu lintas dunia yang sangat ramai, baik jalur pelayaran maupun penerbangan.

D. Pengaruh letak astronomis dan geografis terhadap iklim Indonesia



Iklim di Indonesia

Di Indonesia terdapat tiga jenis iklim yang mempengaruhi iklim di Indonesia, yaitu iklim musim (muson), iklim tropika (iklim panas), dan iklim laut.




a. Iklim Musim (Iklim Muson)
   Iklim jenis ini sangat dipengaruhi oleh angin musiman yang berubah-ubah setiap periode tertentu. Biasanya satu periode perubahan angin muson adalah 6 bulan. Pada waktu benua Asia mengalami musim dingin, yaitu pada bulan Oktober sampai Maret, di Indonesia bertiup angin musim barat laut. Angin musim barat laut membawa uap air yang banyak dari samudera Hindia. Uap air ini akan mengembun dan jatuh sebagai hujan di Indonesia, sehingga di Indonesia berlangsung musim hujan.
Pada waktu benua Australia mengalami musim dingin sekitar bulan April-September, di Indonesia bertiup angin musim tenggara yang berasal dari benua Australia. Angin tersebut hanya melalui lautan yang sempit, sehingga tidak banyak membawa uap air. Akibatnya, di Indonesia berlangsung musim kering atau musim kemarau.

b. Iklim Tropis/Tropika (Iklim Panas)
Wilayah yang berada di sekitar garis khatulistiwa otomatis akan mengalami iklim tropis yang bersifat panas dan hanya memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Umumnya wilayah Asia tenggara memiliki iklim tropis, sedangkan negara Eropa dan Amerika Utara mengalami iklim subtropis. Iklim tropis bersifat panas sehingga wilayah Indonesia panas yang mengundang banyak curah hujan.




c. Iklim Laut
Indonesia yang merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak wilayah laut mengakibatkan penguapan air laut menjadi udara yang lembab dan curah hujan yang tinggi.

E. Jenis serta Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia Berikut Upaya Pelestariannya
Flora sering diartikan sebagai dunia tumbuh-tumbuhan. Flora merupakan semua tumbuh-tumbuhan yang hidup di suatu daerah. Adapun fauna sering diartikan sebagai dunia hewan.
Suhu udara memengaruhi curah hujan. Suhu akan berpengaruh terhadap jenis tumbuhan (fauna) yang mampu hidup di suatu daerah. Daerah yang curah hujan tinggi biasanya memiliki jenis tanaman yang lebat.
Beberapa contoh jenis flora di Indonesia
1)   Hutan hujan tropis. Hutan ini merupakan hutan rimba yang memiliki hutan lebat. Jenis hutan ini banyak terdapat di daerah tropis atau daerah yang mengalami hujan sepanjang tahun. Hutan ini sering disebut dengan hutan heterogen, karena tumbuhannya terdiri dari berjenis-jenis pohon.

2)   Hutan musim. Jenis hutan ini sering disebut dengan hutan homogeny, karena tumbuhannya hanya terdiri dari satu jenis. Hutan ini bercirikan gugurnya daun-daun pohon di hutan pada musim kemarau. Seperti: hutan jati, cemara, dan pinus.

3)   Hutan bakau. Pohon-pohon hutan ini memiliki akar yang menjulang di atas permukaan air laut pada waktu air laut surut dan terendam pada waktu air laut pasang.

4)   Stepa (padang rumput). Stepa merupakan lahan yang ditumbuhi rumput-rumput tanpa pepohonan lainnya. Jenis padang rumput ini banyak terdapat di daerah yang curah hujannya sedikit atau yang mengalami kemarau cukup panjang. Daerah ini biasanya digunakan sebagai lahan peternakan. Di Indonesia stepa banyak terdapat di Sumbawa, Flores, dan Timor.

b.Fauna
Negara Indonesia merupakan Negara kepulauan yang kaya akan fauna. Kekayaan fauna ini dipengaruhi oleh letak geologis Negara Indonesia. Fauna di Indonesia dibagi menjadi tiga kelompok sebagai berikut:
1.     Fauna Asiatis, menempati wilayah Indonesia bagian Barat. Wilayah ini meliputi pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Makasar dan Selat Lombok. Jenis fauna Asiatis antara lain: harimau, gajah, badak, kera, beruang, dan tapir.
2.    Fauna Australiatis, menempati wilayah Indonesia bagiam timur. Wilayah ini meliputi pulau Irian, Kepualauan Aru. Jenis fauna Australitis antaralain burung cindrawasih, kasuari, dan kanguru.
3.    Fauna peralihan, hewan yang berada di daerah ini merupakan peralihan dari fauna Australistis dan Asiatis.  Wilayahnya meliputi pulau Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Nusa Tenggara. Jenis fauna peralihan antara lain burung kakaktua, burung maleo, kus-kus, babi, rusa, anoa, dan komodo.

2. Upaya Pelestarian Flora dan Fauna

   Salah satu cara elestarian flora dan fauna di Indonesia dilakukan dengan cara membuat cagar alam di daerah-daerah tertentu. Cagar alam adalah kawasan hutan yang dilindungi untuk mempertahankan atau melestarikan jenis flora dan fauna tertentu agar dapat berkembang biak secara alami.

F. Pengaruh letak geografis dan astronomis terhadap kegiatan ekonomi
Adanya dua musim dan letak geografis Indonesia memengaruhi kegiatan ekonomi masyarakat Indonesia:

1.       Pertanian
Pertanian merupakan usaha pengolahan tanah untuk pembudidayaan tanaman pangan. Dengan adanya dua musim di Indonesia, rata-rata masyarakat Indonesia bermata pencaharian sebagai petani yang menanam padi atau berladang.

2.      Perkebunan
Orang Indonesia juga banyak yang hidup dari perkebunan. Beberapa jenis tanaman yang diperlukan dalam industri juga biasanya ditanam di perkebunan, misalnya kapas, kelapa sawit,  tembakau, dan sebagainya.

3.      Peternakan
Indonesia memiliki potensi untuk mengembangkan peternakan karena tanaman tumbuh subur. Sedangkan manfaat dari peternakan yaitu dapat dimanfaatkan tenaganya, daging, kulit,susu, dan kotorannya untuk pupuk pertanian serta membuka lapangan kerja peternakan untuk masyarakat sekitarnya. Sayang sekali peternakan di Indonesia belum terolah dengan baik.

4.      Perikanan
Negara kita kaya akan potensi perikanan. Potensi perikanan laut Indonesia sangat besar, karena hampir 60% wilayah Indonesia merupakan perairan laut. Jenis ikan yang dihasilkan antara lain tongkol, cucut, dan tuna.
Selain memiliki laut yang luas dan garis pantai yang panjang, Indonesia juga memiliki sumber air darat yang melimpah.Semua potensi tersebut dapat digunakan untuk mendukung sektor perikanan.

5.      Kehutanan
Lebih dari 50% kawasan darat di Indonesia adalah hutan.Hutan merupakan kawasan yang ditumbuhi beragam jenis pohon.Di kawasan hutan, biasanya tinggal berbagai jenis binatang yang menggantungkan kehidupannya pada hasil-hasil hutan. Sebagai negara yang berada di lintang khatulistiwa, Indonesia memiliki banyak hutan karena curah hujan yang tinggi.

6.      Pertambangan
Pertambangan dilakukan manusia dengan menggali, mengambil, dan mengolah sumber daya alam yang terdapat di perut bumi untuk memenuhi sebagian kebutuhan manusia.Kegiatan pertambangan tidak terbatas pada upaya penggalian dan pengambilan saja, namun juga meliputi upaya-upaya pengolahan sumber daya tersebut untuk dijadikan barang setengah jadi sebagai bahan dasar industri.

7.      Perindustrian
Perindustrian merupakan usaha manusia untuk mengubah bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi. Contoh: kerajinan batik, pembuatan makanan ringan, pembuatan anyam-anyaman, industri percetakan, konfeksi, dan penggergajian kayu.

8.      Pariwisata
Pariwisata dapat diartikan sebagai perjalanan dengan tujuan rekreasi. Mata pencaharian di sektor pariwisata beragam jenisnya, antara lain berupa penjualan jasa sebagai pemandu (guide), penyedia penginapan (akomodasi), hingga agen perjalanan. Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak kawasan dan potensi pariwisata.Keindahan alam Indonesia sangat terkenal hingga ke berbagai negara.Namun, masih sedikit penduduk Indonesia yang bekerja di bidang pariwisata.

G. Hal-hal yang memengaruhi perubahan iklim

Beberapa tanda terjadinya perubahan iklim di antaranya adalah tidak menentunya pergantian musim dari penghujan ke kemarau, pola terbang burung, suhu dunia yang semakin memanas, dan sebagainya. Para ahli menyatakan bahwa penyebab utama terjadinya perubahan iklim adalah terjadinya pemanasan global akibat gas rumah kaca (GRK), dan berkurangnya jumlah pohon/hutan,

H. Pengaruh perubahan iklim pada alam dan manusia




1. Perubahan Iklim dan Pengaruhnya terhadap sistem Kesehatan

Perubahan iklim dapat mengakibatkan munculnya berbagai gangguan kesehatan. Serangan panas, kematian akibat tersambar petir, busung lapar akibat gagal panen yang disebabkan perubahan pola hujan. Ketika perubahan iklim datang, maka kesehatan manusia terpengaruh.

2. Perubahan Iklim dan Kondisi Sosial
Salah satu contoh akibat perubahan iklim adalah banjir. Banjir yang menenggelamkan tempat tinggal manusia membuat manusia mengungsi. Dalam kondisi darurat seperti itu, akan timbul kepanikan. Selain itu, pada kondisi darurat manusia tidak lagi memikirkan orang lain. Yang menjadi prioritas utamanya adalah bagaimana caranya agar dirinya, keluarganya, dan hartanya dapat diselamatkan.

.                     3Perubahan Iklim dan Dampak Lingkungannya
Perubahan Iklim terjadi karena perubahan keseimbangan lingkungan. Meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer akibat aktifitas pembakaran bahan bakar fosil oleh manusia menyebabkan terbentuknya semacam selimut tak tampak mata yang mengurung gelombang panas sinar matahari yang dipantulkan oleh permukaan bumi. Efeknya adalah permukaan bumi semakin memanas dan pada akhirnya memicu perubahan iklim.



I.   Cara mengendalikan iklim


Secara umum, ada  beberapa cara yang mulai dikembangkan saat ini untuk mengendalikan karbon, karena karbon adalah hal utama yang menjadi penyebab perubahan iklim.

     Negara maju memiliki sedikit hutan tapi Indonesia memiliki hutan yang luas. Indonesia bisa menjaga kehidupan hutan supaya panas di bumi terjaga. Dengan ini Indonesia bisa menjual manfaat ini tanpa merusak hutan pada negara lain. Deforestasi dianggap sebagai komponen penting dalam perubahan iklim.
Selain itu, mengurangi penggunaan bahan bakar fosil supaya efek karbon berkurang. Maka mobil dan pabrik yang ramah lingkungan perlu dikembangkan.



Beberapa kesimpulan:

1. Perubahan iklim dapat mempengaruhi kesehatan manusia.
2. Perubahan iklim juga dapat mengganggu kehidupan sosial dan ekonomi manusia.
3. Manusia bisa ikut menjaga alam dengan mengurangi penyebab pemanasan bumi supaya iklim seimbang.

4.    Manusia perlu mulai mengurangi pemakaian bahan bakar fosil ke bahan bakar lain yang lebih ramah lingkungan.

Six thinking hats

Nama:                                                                                                   Kelas: ____
Tanggal:
Six Thinking Hats 
Metode berpikir ini dikembangkan oleh de Bono (1985). Kita akan memakai metode ini untuk memelajari kekayaan alam, iklim, dan kelangsungan hidup manusia.
 




Topi Putih
(Obyektif)
Tentang fakta, data

·        Apa yang sudah diketahui?
·        Apa yang belum diketahui?
·        Apa yang perlu diketahui?
·        Apakah informasi ini benar?









Topi Merah
(Subyektif)
Tentang rasa, kesan
·        Apa yang kamu rasakan tentang hal ini?
·        Bagaimana perasaan mereka?
·        Apa kesanmu?





Topi Kuning

Tentang sesuatu  yang bagus, sisi positif, manfaat

·        Apa manfaatnya?
·        Apa sisi baiknya?
·        Kesempatan apa yang bisa dilakukan?











Topi Hitam

Tentang hal yang negatif, prasangka jelek, kerugian

·        Hal jelek apa yang terjadi?
·        Apa kerugiannya?
·        Apa yang bisa menggagalkan?
·        Siapa yang bisa membuat gagal?
·        Apa dampak negatifnya?
·        Apa ada bahaya yang mungkin muncul?







Topi Hijau

Tentang ide baru, cara baru, konsep, alternatif, kreatifitas

·        Bagaimana memecahkan masalahnya?
·        Adakah cara lain untuk memecahkan masalah?
·        Apakah  ada alternatif lain untuk memecahkannya?






Topi Biru
Tentang keseluruhan  proses berfikir

·        Apakah proses berfikirku masuk akal?
·        Apakah informasi yang kudapat benar?
·        Apakah keputusan ini tepat?
·        Apa yang mau dicari dari pelajaran ini?
·        Apa pemecahan masalahmu?
·        Bagaimana kesimpulannya?




Monday, October 21, 2013

pr ke-7

Nama:  ____________________                                                            Kelas: _____
Tanggal: ___________________

Kata Hubung
‘dan’, ‘atau’, ‘tetapi’
Kata sambung adalah kata yang menghubungkan atau menggabung dua kata atau kalimat menjadi satu.
·      Anak-anak membeli gelas dan piring mainan. (Kata ‘dan’ untuk menggabung dua kata atau frasa yang sama pentingnya dan keduanya ada.)
·      Anak-anak membeli gelas atau piring di pasar. (Kata ‘atau’ menunjukkan adanya pilihan.)
·      Anak-anak tidak menangis tetapi tertawa. (Kata ‘tetapi’ menunjukkan adanya sesuatu yang berlawanan / bertentangan.)

Buatlah kalimat dengan memakai kata hubung ‘dan’, ‘atau’, ‘tetapi’!

  1. Parni membeli baju hitam hari itu. Ia tidak membeli baju putih. 
 
  1. Parni membeli baju hitam hari itu. Ia juga membeli baju putih. 
 
  1. Parni hanya bisa membeli salah satu baju. Ia hanya bisa memilih baju hitam atau putih hari itu.

  1. Di meja makan tersaji sup dan ikan bakar. Jatmiko hanya diperbolehkan untuk makan salah satu. 
 
  1. Di meja makan tersaji sup dan ikan bakar. Jatmiko boleh makan keduanya.

  1. Di meja makan tersaji sup yang lezat. Jatmiko ingin makan sup. Mamanya melarangnya makan sup. 
 7.    Warna baju yang Amir pakai sudah kusam namun ia masih suka memakainya. 
 
  1. Di bioskop ada tiga film yang sedang diputar, Superman, Pasir Berbisik, dan Harry Potter. Susana hanya bisa menonton satu film.

  1. Jerry sudah belajar dengan giat. Hasil ujiannya tetap jelek.
  

  1. Marry membawa kamus. Marry membawa komputer.