Sunday, March 1, 2015

Ringkasan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) bahan ujian semester 3

Ringkasan: NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)
A.  Asal-usul Bangsa Indonesia

Dengan menggunakan pendekatan ilmu linguistik dan riset genetika, maka asal-usul Bangsa Indonesia bisa dipastikan bukan berasal dari Yunan, akan tetapi berasal dari bangsa Austronesia yang mendiami Kepulauan Formosa (Taiwan) pada tahun 4500 hingga 3000 SM. Direktur Institut Biologi Molekuler, Prof. Dr Sangkot Marzuki menyarankan untuk dilakukan perombakan pandangan yang tentang asal-usul Bangsa Indonesia.
Kata "Indonesia" berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu Indos  yang berarti "Hindia" dan nesos yang berarti "pulau Jadi, kata Indonesia berarti  kepulauan yang berada di Hindia,

C.  Cita-cita, Tujuan, dan Visi Negara Indonesia
Bangsa Indonesia bercita-cita mewujudkan negara yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Tujuan negara Indonesia secara rinci dikatakan sebagai berikut:
a) Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia;
b) Memajukan kesejahteraan umum;
c) Mencerdaskan kehidupan bangsa;
d) Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

D.  Peta penyebaran agama di Indonesia berdasarkan hasil sensus 2010.
Agama di Indonesia memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Hal ini dinyatakan dalam ideologi dan dasar negara Indonesia yaitu Pancasila dengan bunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Menurut hasil sensus tahun 2010, jumlah penduduk Indonesia yang memeluk Islam 96%,  Protestan 2,9%, Katolik 1,69%, Hindu 0,72%, Buddha 0,05%,  Kong Hu Cu 0,13%, dan 0,38% tidak terjawab.
Dalam UUD 1945 dinyatakan bahwa "tiap-tiap penduduk diberikan kebebasan untuk memilih dan mempraktikkan kepercayaannya" dan "menjamin semuanya akan kebebasan untuk menyembah, menurut agama atau kepercayaannya." Namun pemerintah secara resmi hanya mengakui enam agama, yakni Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Khonghucu.
E.  Kepadatan penduduk Indonesia menurut Sensus 2010
Menurut sensus penduduk 2000, Indonesia memiliki populasi sekitar 206 juta, 130 juta (lebih dari 50%) tinggal penduduk tinggal di Pulau Jawa.
Banyak penduduk Indonesia yang menyatakan dirinya sebagai bagian dari kelompok suku yang lebih khusus, yang dibagi menurut bahasa dan asal daerah, misalnyaJawaSundaMaduraBatak, Tionghoa, India, Minangkabau, dll.
F.    Posisi geografis Indonesia
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar dunia yang terletak di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik, dan Benua Australia dan Benua Asia.  Lima pulau besar di Indonesia adalah (berdasarkan urutan dari yang paling luas): Pulau Kalimantan, Sumatera, Papua, Sulawesi, dan Jawa.
G.   Bentuk negara
berdasarkan pasal 1 ayat 1 UUD 1945 dinyatakan bahwa negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk republik. Daerah Indonesia dibagi dalam daerah provinsi.
H.  Hal yang merusak persatuan dan kekuatan bangasa Indonesia adalah:
1.     Tidak menghargai berbagai keberagaman budaya, tradisi, agama, dan suku seperti gagasan untuk menggantikan dasar negara Pancasila yang menghargai perbedaan dengan dasar lain yang bertentangan.
2.    Penyerangan terhadap suku atau kelompok agama yang berbeda sehingga orang tidak merasa aman.
3.    Korupsi menyebabkan proses pembangunan tidak berjalan dengan baik karena uang tidak dipakai
4.    Memakai cara kekerasan daripada dialog atau musyawarah seperti dilakukan oleh para teroris.
5.    Tidak menjalankan atauran dan hukum yang sudah diputuskan dan disepakati bersama.
Pertanyaan diskusi:
1.     Pulau Jawa termasuk pulau yang kecil tetapi didiami lebih dari 50% penduduk Indonesia. Apa penyebabnya dan apa akibatnya?
2.    Banyaknya candi dan tradisi Hindhu dan Budha pada abad ke-5 sampai abad ke-7 membuktikan kalau sebagian besar penduduk nusantara (Indonesia) menganut agama Hindhu atau Budha.  Sedangkan sekarang ini sebagian besar menganut agama Islam. Apa yang bisa kamu pelajari dari peristiwa ini?
3.    Mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Apa pengaruhnya bagi kehidupan sehari-hari?
4.    Letak Indonesia yang diapit dua benua dan dua samudera membuat banyak bangsa lain melewati Indonesia. Apa akibatnya bagi negara dan bangsa Indonesia?

5.    Dalam berita di koran atau TV kadang ada sebagian orang yang tidak menaati peraturan yang sudah dibuat bagi seluruh warga negara Indonesia. Misalnya, peraturan untuk mengambil kekayaan alam laut dengan aman, peraturan untuk menjaga ketertiban lalu lintas, peraturan pemakaian uang rakyat untuk pembangunan. Kira-kira apa penyebabnya dan apa akibatnya? 

Thursday, February 12, 2015

Unsur intrinsik cerita


Nama: ________________                                                                Kelas: _____
Tanggal: ______________


(Cerita ini berasal dari Dompu, salah satu kabupaten di Nusa Tenggara Barat.)
Alkisah pada zaman dulu, tinggallah seorang anak perempuan bernama Tampe Ruma Sani. Semua orang di kampungnya mengenal dia, sebab setiap hari ia menjajakan ikan hasil tangkapan ayahnya. Ibunya sudah meninggal. Di rumahnya ia tinggal bersama ayah dan adik laki-lakinya yang masih kecil. Ia memasak nasi untuk ayah dan adiknya. Kasihan Tampe Ruma Sani yang masih kecil itu harus mengerjakan pekerjaan rumah tangga yang seharusnya dikerjakan oleh orang dewasa. Ia adalah anak yang sangat rajin.
Pada suatu hari, seorang janda menyapa Tampe Rurna Sani, “Sudah habis ikanmu Nak? Tiap hari saya lihat ikanmu cepat habis, apa rahasianya?”
“Saya menjual lebih murah dari yang lain, agar cepat habis, karena saya harus segera pulang menanak nasi untuk ayah dan adik saya. Juga pekerjaan rumah tangga yang lain harus saya kerjakan”, jawab Tampe Rurna Sani sambil berjalan cepat.
“Siapa nama adikmu?”
“Mahama Laga Ligo”, jawab Tampe Rurna Sani. “Mengapa bukan adikmu yang memasak?”
“Adikku masih kecil, belum bisa memasak.” Bermacam-macam pertanyaan janda itu kepada Tampe Ruma Sani.
“Sampaikan salamku kepada ayahmu! Aku mau membantu kalian dan tinggal di rumah ayahmu. Aku mau membuat tembe (sarung), sambolo (destar) dan ro sarowa (celana) untuk ayahmu,” kata janda itu dengan manis.
“Baik Bu, akan saya sampaikan kepada ayah.” Singkat cerita janda itu kini telah kawin dengan ayah mereka, dan menjadi ibu tirinya.
Kini Tampe Ruma Sani tidak lagi memasak. Pekerjaannya hanya menjajakan ikan saja. Sekali-sekali ikut menumbuk padi. Setiap menumbuk padi, ibunya selalu berpesan agar beras yang utuh dipisahkan dengan yang hancur.
Pada mulanya, ibu tirinya sangat baik kepada Tampe Ruma Sani dan adiknya. Namun, lama-kelamaan sikapnya berubah. Tampe Rurna Sani dan Mahama Laga Ligo mendapat perlakuan yang kurang baik, lebih-lebih kalau ayahnya tidak berada di rumah.
Pada suatu hari, ayahnya baru pulang menangkap ikan. Sang ibu tiri segera menyiapkan makanan yang enak-enak untuknya. Sedang untuk anak tirinya disediakan nasi menir (nasi dari beras yang hancur kecil-kecil). Melihat hal itu, Tampe Ruma Sani memberanikan diri lapor kepada ayahnya, “Ayah dan ibu makan nasi yang bagus dan ikannya yang enak-enak, sedang saya dan adik nasinya kecil-kecil dan tidak ada ikannya”. Mendengar hal itu ayahnya bertanya, “Mengapa makanan anak-anak berbeda dengan makanan kita Bu?”
“Oo tidak Pak, sebenarnya sama saja, lihatlah sisa makanan yang ada di kepala Mahama Laga Ligo,” jawab istrinya. Sang ibu tiri selalu berbuat jahat kepada anak-anaknya ketika ayah mereka sedang pergi.
Lama-kelamaan, perbuatan sang istri diketahui oleh ayahnya. Sepandai-pandainya ia menutupi kebohongan dan kejahatannya, akhirnya perbuatannya terkuak juga. Seperti kata pepatah, sepandai-pandainya membungkus yang busuk, akhirnya berbau juga. Ia disuruh pulang ke rumah asalnya. Ia berkata kalau ia menyesali perbuatannya itu, tetapi ayahnya tidak percaya lagi kepadanya.
Sumber: http://dongeng.org/ (Dikutip dengan perubahan)
Jawablah pertanyaan berikut!

1.     Siapakah tokoh utama dalam cerita di atas?
______________________________________________________________________________________________________________________
2.    Sebutkan tokoh cerita yang ada dan tuliskan watak/sifatnya!
a.  Tokoh 1:_______________Sifat:_______________________________
b.  Tokoh 2:_______________Sifat:______________________________
3.    Jelaskan  latar cerita di atas!
a.    Latar tempat: _____________________________________________
b.    Latar waktu: ______________________________________________
c.    Latar suasana: _____________________________________________
4.    Apa amanat cerita di atas?
_________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

NKRI

Lembar tugas dan penilaian tentang NKRI       

Nama dan kelas:__________________

(Pengumpulan: Sebelum 27 Februari  2015)
Tujuan:
1.     Mendeskripsikan Negara Kesatuan Republik Indonesia
2.    Mencari dan menjelaskan pentingnya persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia
3.    Menunjukkan contoh perilaku dalam yang menjaga dan merusak persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Kriterian penilaian:
No.
Kriteria
Nilai
Keterangan/bentuk
Nilai yang diperoleh
1
Data tentang Indonesia:
a.       Nama negara
b.      Dasar negara (ideologi)
c.       Warna bendera
d.      Bahasa persatuan
e.       Lagu kebangsaan
f.       Bentuk  negara
g.      Bentuk pemerintahan
h.      Ibu kota
i.      Presiden  dan wakil presiden
j.         Asal penduduk Indonesia
10
Daftar/gambar
2
Geografi dan demografi:
a.       Letak
b.      Luas darat dan laut
c.       Perbandingan jumlah penduduk
d.      Perbandingan jumlah pengikut agama dan keyakinan
e.       Suku dan bahasa daerah
10
Daftar /gambar/tabel/ paragraf/peta
3
Cita-cita (tujuan) terbentuknya negara:
a.       Apa cita-cita terbentuknya negara kesatuan Indonesia?
b.      Apakah persatuan dan keutuhan negara penting untuk mencapai cita-cita itu? Mengapa?
10
Daftar / deskripsi
4
Sila ketiga berbunyi “Persatuan Indonesia”.
a.       Hal-hal apa saja yang bisa membuat Indonesia tidak bersatu dan utuh?
b.      Hal-hal apa saja yang bisa membuat Indonesia bersatu atau utuh?
10
Daftar/deskripsi/tabel
5
Cari satu peristiwa yang mendukung atau tidak mendukung penghargaan terhadap Indonesia yang beragam (berbeda-beda).
10
Berita koran dan pendapatmu tentang peristiwa tersebut
6
Jelaskan hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk mendukung tercapainya cita-cita negara Indonesia.
10
Deskripsi
7
Kerapian, kejelasan, tampilan yang menarik, ejaan yang benar.
10
Keseluruhan
8
Pengumpulan tidak terlambat.
10
Tanggal pengumpulan
9
Kerja sama kelompok
10
Kerja sama
Total nilai
90
Total nilai yang diperoleh


Nama anggota kelompok: __________________________________________________
·         BukalahPeta Indonesia, Buku PKN dan IPS kelas 5, ensiklopedi, referensi dari internet, majalah, koran, dll.

·         Laporan diketik atau ditulis tangan dengan memakai kertas A4.