Wednesday, January 21, 2015

kata hubung

Nama:     ______________                                                                                                          Kelas: ____
Tanggal: ______________

Tulislah makna kata hubung yang digarisbawahi!
Contoh: Afi merasa sakit, tetapi ia tetap saja berlari-lari. (tetapi: pertentangan)

1.      Jika Shah berjalan, semua anak memandangnya dengan kagum. (jika: ______________)
2.      Ia menangis karena ia mendapat nilai jelek. (karena : _________________)
3.      Setelah kami berlatih keras, kami beristirahat di bawah pohon. (Setelah: ___________)
4.      Denny meraung-raung kesakitan kalau perutnya ditekan. (kalau: __________________)
5.      Meskipun  Juminten anak desa, ia tidak takut pergi ke kota. (meskipun: ____________)
6.      Jenasah pahlawan didoakan sebelum dikebumikan. (sebelum: ___________________)
7.      Walaupun kami bodoh, kami tidak mau menyerah. (walaupun: __________________)
8.      Kami bisa bermain atau tidur selama dua jam. (atau: ___________________)
9.      Pemburu itu kesal sebab binatang buruannya lolos. (sebab: ____________________)

10.  Mereka  merangkak kemudian berdiri tegak. (kemudian: _____________________)

Arti kata hubung

Nama:     ______________                                                                                                Kelas: ____
Tanggal: ______________
                                                       Kata Hubung

Selain kata hubung dan, atau, tetapi, ada kata hubung lain. Kata hubung adalah kata yang berfungsi menyambung induk kalimat dengan anak kalimat pada kalimat majemuk. Kata hubung dapat digolongkan berdasarkan fungsinya, yaitu untuk:

a.       Menyatakan waktu:  setelah, ketika, saat, lalu, sebelum; pada, antara, menjelang, hingga, sampai
Contoh:
Ia datang setelah aku pulang
Daffa sedang tidur ketika ibunya datang.
Sakti pulang sebelum aku datang.
Pada jam sebelas malam, mereka sudah berdiri di pos ronda.
Ia berlibur di Makassar sampai bulan Januari.

b.      Menyatakan syarat:  jikakalau
Contoh:
Jika aku naik kelas, ibu akan membelikanku sepeda baru.
Dayang Sumbi mau menjadi istri Sangkuriang kalau Sangkuriang mampu membuat sebuah telaga lengkap dengan perahunya dalam waktu satu malam.

c.       Menyatakan alasankarena, sebab
Contoh:
Reirana tidak masuk sekolah karena sakit gigi.
Raina pintar sebab ia tidak malas.

d.      Menyatakan perlawanan: meskipun, walaupun, tetapi, namun
Contoh:
Dimas tetap percaya diri meskipun teman-temannya banyak yang mengejek.
Walaupun Nancy tidak pandai, ia sangat rajin.

e. Menyatakan akibat: sehingga
Contoh:
Ia jatuh sehingga kakinya lecet.

g. Menyatakan pilihan: atau
Contoh:
Saya tidak tahu apakah saya akan membeli buku ini atau buku itu.



PR 01 - Semester 2

Nama:     ______________                                                                                                                         Kelas: ____
Tanggal: ______________

Gunakan kata hubung yang sesuai untuk melengkapi cerita ini!
1.    Abiq terus mencoret kalender. Ia seperti tak jenuh menandai tiap angka di kalender itu. Entah apa yang sedang ia hitung. Seakan baginya tiap matahari tenggelam memiliki sesuatu makna yang sangat penting.  #1. _______________kalender dicoretnya, ia biasanya memandangi lama-lama kalender itu. Paling sebentar, selama setengah jam, ia berdiri di depan kalender tiap harinya. #2.  ____________  sehari saja ia tak berdiri di depan kalender, ia akan mengganti waktu itu dengan berdiri lebih lama .

2.   Dunia tulis-menulis belum banyak ditekuni orang. Penulis Indonesia masih langka, #3._______________ ada beberapa yang hebat. Menulis bukanlah bakat, ­­­­­­­­­­­­#4._____________ ada orang yang memang berbakat di bidang ini. Menulis lebih merupakan minat dan kemauan untuk belajar #5.___________ berlatih. #6. ______________ seseorang mau, ia tentu bisa menjadi seorang penulis.

3.   Raja burung parkit menjadi risau #7. _____________  mencoba untuk mencari akal bagaimana caranya supaya tidak masuk perangkap pemburu. Raja burung parkit tidak menemukan jalan #8 _____________ banyaklah rakyat burung yang masuk perangkap sang pemburu. Ia menjadi sedih lalu timbul ide untuk mengelabui si pemburu. #9. ______________ ia memerintahkan pada rakyat burung parkit yang sudah masuk perangkap si pemburu agar berpura-pura mati. Keesokan harinya #10 ______________ pemburu datang kembali ke hutan #11.____________ bermaksud untuk mengambil burung-burung yang sudah terjebak, mereka pura-pura mati. Melihat semua burung-burung itu mati si pemburu menjadi kesal dan kemudian mengeluarkan semua burung dari perangkapnya.
4. #12. __________________ hari Senin, suasana sekolah sangat ramai. Anak-anak mulai berdatangan. Satu demi satu mereka turun dari mobil #13. __________ menyalami petugas keamanan. “Selamat pagi,” sapa anak-anak itu. #14. ____________ bel berbunyi, mereka masuk ke kelas masing-masing. #15. ________________ sore anak-anak sudah terlihat lelah. Untunglah bel berbunyi lagi sebagai tanda kalau mereka bisa pulang. 

Monday, November 17, 2014

Perubahan di dalam ekosistem

Nama: _________________                                                                                 Kelas: ____
Tanggal:  _______________

Perubahan dalam Keseimbangan Lingkungan di Sekitar Kita

Kamu tentu tahu bahwa keseimbangan lingkungan dapat terwujud apabila terjadi keselarasan dan keseimbangan antara komponen biotik dan abiotik. Apabila terjadi gangguan pada kedua komponen tersebut, maka keseimbangan lingkungan akan terganggu.
Sejauh ini diketahui terdapat dua jenis faktor yang menyebabkan perubahan keseimbangan di dalam ekosistem, yaitu faktor alami dan faktor manusia. Faktor alami yang menyebabkan perubahan keseimbangan lingkungan adalah peristiwa alam. Peristiwa alam ada yang menimbulkan bencana, disebut sebagai bencana alam. Bencana alam seperti letusan gunung berapi, banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, badai, dan tsunami dapat menyebabkan terputusnya rantai makanan. Apabila salah satu rantai makanan terputus pada sebuah ekosistem, maka jaring-jaring makanan akan terganggu. Dengan terganggunya jaring-jaring makanan, maka keseimbangan ekosistem secara keseluruhan juga akan terganggu.
Faktor kedua yang tidak kalah dahsyat adalah faktor manusia. Manusia memunyai pengaruh yang sangat besar terhadap perubahan ekosistem. Dengan kemampuan berpikirnya, manusia dapat meningkatkan kestabilan ekosistem, tetapi manusia juga dapat dengan mudahnya memusnahkan sebuah ekosistem, baik itu disengaja maupun tidak disengaja. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia mampu mengubah lingkungan sesuai keinginannya, tanpa terpikir akibatnya. Ketika manusia memerlukan lahan untuk tempat tinggal, manusia membuka hutan dengan menebangi berbagai jenis tumbuhan yang ada di sana, bahkan membakarnya. Tindakan ini menyebabkan berkurangnya jumlah tanaman produsen yang menjadi sumber makanan hewan herbivora.
Akibatnya, hewan-hewan herbivora ini akan memasuki permukiman penduduk
dan memakan tanaman yang ditanamnya. Tak hanya hewan herbivora, hewan-hewan
karnivora pun akan melakukan hal yang sama dengan memasuki pemukiman penduduk untuk mendapatkan makanan. Sehingga tidak heran, sering terdengar kabar, ternak-ternak penduduk tiba-tiba mati dimangsa oleh  binatang buas.

Sumber: bpbd.pemkomedan.go.id (Sumber : McGraw – Hill. Science. 2000)

Perubahan jaring-jaring makanan

Nama: _________________                                                                                 Kelas: ____
Tanggal:  _______________

Perubahan dalam Jaring-jaring Makanan

Alam senantiasa berubah. Setiap makhluk hidup di alam juga akan berubah.  Perubahan pada satu bagian dari sebuah jejaring makanan, akan mengubah bagian yang lainnya. Pada musim hujan, ketika tumbuhan tumbuh subur, tanaman padi pun tumbuh subur.  Meningkatnya jumlah tanaman padi pada ekosistem sawah, akan meningkatkan jumlah hewan atau konsumen yang memakan padi, misalnya tikus sawah. Peningkatan jumlah tikus sawah akan meningkatkan jumlah salah satu hewan pemangsanya, yaitu ular sawah.  Ular sawah adalah mangsa dari hewan yang lainnya, misalnya burung elang.  Maka jumlah populasi burung elang pada ekosistem sawah tersebut akan meningkat.
Demikian seterusnya. rantai makanan sebagai bagian jaring-jaring makanan pada sebuah ekosistem tidak akan terputus selama semua bagian dari rantai tersebut tetap berperan. Rantai makanan di sawah akan terus terbentuk selama makhluk hidup penyusunnya ada. Jika salah satu dari penyusun rantai makanan tersebut tidak ada, karena berbagai sebab, maka penyusun rantai makanan lainnya akan terganggu. Jika tidak ada padi, maka tikus sawah akan kelaparan, ular sawah pun demikian, sehingga burung elang pun kesulitan mendapatkan makanan. Rantai makanan itu akan terganggu dan merugikan apabila ular sawah yang seharusnya memangsa tikus sawah  ternyata memangsa yang lainnya, misalnya anak ayam yang dipelihara manusia.
Jika salah satu rantai makanan terganggu, maka jaring-jaring makanan pun akan terganggu. Perubahan-perubahan yang bersifat alami dan menjadi bagian dari daur kehidupan di dalam ekosistem, tidak akan memberikan gangguan yang berarti. Hal itu disebabkan perubahan-perubahan tersebut berlangsung lambat. Perubahan yang tiba-tiba, bahkan yang memberikan dampak kerusakan cukup besar akan mengganggu jaring-jaring makanan. Bencana alam, pencemaran lingkungan, kebakaran, atau bahkan pemanasan global, biasanya akan menyebabkan terganggunya jaring-jaring makanan.  Di antara perubahan-perubahan tersebut, pencemaran lingkungan dan pemanasan global memberikan dampak yang besar terhadap perubahan pada jaring-jaring makanan.
(Sumber : Scott Foresman.  Science. 2009;  IPA. Choirulamin. 2010)
Jawablah beberapa pertanyaan berikut!

1.  Bagaimanakah peningkatan jumlah tikus sawah pada ekosistem sawah berakibat
pada populasi ular sawah?
__________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
2. Apa yang menyebabkan ular sawah memangsa hewan yang tidak ada dalam
ekosistem tersebut?  Apa akibatnya?


3. Bagaimana bencana alam memengaruhi jaring-jaring makanan?
__________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________



Penerapan nilai Pancasila 02

Nama:     ___________                                                                     Kelas: ___
Tanggal: ___________

Tuliskan sila Pancasila yang sesuai dengan  pernyataan berikut!

1.         Bangsa Indonesia percaya pada adanya Tuhan (Sila ke- ____________)
2.         Orang bisa berdoa sesuai agama dan kepercayaannya dengan bebas  (Sila ke- ____________)
3.         Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing. (Sila ke- ____________)
4.         Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain. (Sila ke- ____________)
5.         Mengakui dan memperlakukan manusia sebagai makhluk Tuhan  (Sila ke- ____________)
6.         Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia. (Sila ke- ____________)
7.         Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain. (Sila ke- ____________)
8.         Manusia punya hak yang sama dan kedudukan yang sama tanpa melihat kekayaan, jabatan, warna kulit atau keyakinannya. (Sila ke- ____________)
9.         Menolong orang yang terkena bencana alam atau kecelakaan  (Sila ke- ____________)
10.      Tidak memukul teman  (Sila ke- ____________)
11.Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan  (Sila ke- ____________)
12.      Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan
13.      Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa  (Sila ke- ____________)
14.      Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia. _____________
15.      Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika  (Sila ke- ____________)
16.      Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa  (Sila ke- ____________)
17.Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama untuk berpendapat  (Sila ke- ____________)
18.      Tidak boleh memaksakan kehendak dan pendapat sendiri kepada orang lain. (Sila ke- ____________)
19.      Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama. (Sila ke- ____________)
20.      Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan. (Sila ke- ____________)
21.      Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah. (Sila ke- ____________)
22.      Dengan iktikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah. (Sila ke- ____________)
23.      Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan. (Sila ke- ____________)
24.      Menggunakan kekayaan alam Indonesia denga adil  (Sila ke- ____________)
25.      Di Indonesia tidak ada orang yang sangat kaya dan orang yang sangat miskin  (Sila ke- ____________)
26.      Mengembangkan sikap adil terhadap sesama. (Sila ke- ____________)
27.      Menjalankan kewajiban dan mendapatkan hak yang sesuai  (Sila ke- ____________)
28.      Menghormati hak orang lain. (Sila ke- ____________)
29.      Bekerja tanpa merugikan orang lain  (Sila ke- ____________)
30.      Tidak korupsi   (Sila ke- ____________)
31.      Suka bekerja keras. (Sila ke- ____________)

32.      Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama. (Sila ke- ____________)